Alat-alat Elektromedik

DSC00014

X-Ray Mobile

Banyak orang  mempunyai persepsi yang salah tentang alat Elektromedik. Hanya dengan ada akhiran ” medik” dibelakang “elektro” maka orang akan berpendapat bahwa itu adalah alat medik/medis. Sehingga bisa digeneralisir bahwa alat elektromedik itu adalah sama dengan alat kesehatan. Sedangkan definisi alat kesehatan itu sangatlah luas, seperti yang tertera pada Undang-Undang Kesehatan no.36/2009. Sebegitu luasnya, maka gunting pun yang digunakan untuk memotong bagian tubuh pun, dikatakan sebagai alat kesehatan. Oleh karena itu, alat elektromedik bisa dikatakan sebagai bagian spesifik dari alat kesehatan.

Baik, mari kita kaji secara etimologinya, terdiri dari dua kata, yaitu : “elektro” dan “medik”. Elektro, bisa dikatakan adalah sesuatu hal atau benda yang berkaitan dengan arus listrik. Sedangkan Medik, seperti biasanya ada kaitan dengan kesehatan. Jadi kalau diartikan secara kasar bisa seperti begini, Elektromedik adalah segala atau sesuatu alat kesehatan yang dialiri listrik sebagai sumber utamanya untuk alat itu dapat bekerja. Dengan definisi tersebut maka penggolongan alat kesehatan semakin menyempit.

Syringe Pump

Syringe Pump

Jadi, alat apa sajakah yang termasuk dalam alat elektromedik ? Ya..kata kuncinya elektro dan medik, contohnya ya jelas banyak, seperti X-Ray, menggunakan listrik untuk bisa mendiagnosa pasien, Incubator menggunakan listrik untuk bisa melakukan terapi kepada pasien, dan seterusnya.

Ultra Sound Nebulizer

Ultrasound Nebulizer

Loh..jadi Tensimeter bukan alat elektromedik dong ? Kita lihat dulu, tensimeternya jenisnya seperti apa. Jika tensi itu menggunakan listrik, ya masuk dalam kategori alat elektromedik, tapi kalau sebaliknya, contohnya adalah tensimeter merkuri atau air raksa, maka berdasarkan 2 kata kunci diatas, ya tentu saja bukan. Tensimeter cuma masuk dalam kategori alat kesehatan saja, bukan alat elektromedik.

Sebenarnya apa fungsinya ? Bagi orang lain, hal seperti ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan kegiatan terapi atau pengobatan, tapi,  bagi profesi sebagai Teknik Elektromedik, maka hal seperti ini sangat penting. Karena apa ? Cakupan luas tentu akan membuat tugas dan tanggung jawab menjadi berat dan berlebih. Bayangkan jika harus memperbaiki gunting yang patah, padahal jika alat tersebut patah maka tentu saja sudah tidak bisa dipakai, kalaupun bisa penggunaannya tentu tidak maksimal.

Kenyataannya memang diberbagai tempat baik di rumah sakit negeri ataupun swasta, institusi kesehatan negeri ataupun swasta, tuntutan terhadap Teknik Elektromedik sangatlah tinggi. Tapi harapan tingginya, karena berharap seorang Teknisi Elektromedik bisa memperbaiki segala macam alat kesehatan, dan itulah stigma yang terjadi sekarang ini.

Oleh karena itu sangat penting bagi lulusan-lulusan Teknik Elektromedik, mengetahui kapasitas dirinya dan mengetahui sejauh mana tugas dan tanggung jawabnya, dalam mengemban profesi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s